Kamis, 29 Desember 2011

Stay Local, Go International

Mr. Luigi Pralangga
Ane gak mau kalah sama teman-teman di program studi Hubungan Internasional.
Mereka bisa dapat tugas kenalan dan mengikuti dinamika anggota legislatif, bahkan kemarin saat ketemu salah satu dari mereka.. mereka udah nyaris dijadiin tim sukses sang anggota legislatif. Memang benefitnya banyak sekali, saya mengakuinya.

Omong-omong soal network, apalagi lulusan PL. Kalau networknya gak sesuai perkembangan jaman, bisa-bisa dicopot tuh badge PL dari diri ane. Untuk saat ini beruntungnya saya bisa berkenalan dengan penjaga perdamaian asal Indonesia. Sudah malang melintang, dari Jakarta naik kopaja 615 ke New York, terus naik bus AKAP (Antar Kota Antar Pulau) ke Iraq, lanjut lagi naik getek ke Liberia..betah di Liberia sekian tahun.. akhirnya balik ke Kuwait.. terus naik angkot bolak-balik ke Iraq.

Sudah setahun, dan mungkin saat Pak Luigi melihat blog ini..

Dasar psikolog labil, saya bingung ini tiba-tiba menghilang saja blog-nya yang lama. 

Kami berkenalan dari blog ini.
Sejak itu kami aktif berkomunikasi lewat berbagai media.

Termasuk dinamika kecerobohan saya dalam membalas e-mail dan akhirnya bisa mendapat kehormatan diundang mendengarkan streaming di mustangfm. It's an honor you know!

An Invitation to listen him on air :D

Eniwei, gua udah terlanjur kenal sama beliau duluan. Sampai hari ini beliau masih berbaik hati berbagi info tentang dinamika karir psikolog di United Nations. Kayaknya disono butuh bener psikolog. Kalau sudah begini, sangat sulit memutuskan, diantara dua pilihan : karir internasional atau karir berbasis bakat minat. Bekerja di United Nations adalah pilihan, begitupun pula berkarir sebagai perwira psikologi polisi yang sudah saya idam-idamkan sejak masuk kuliah psikologi.

Wallpost dari beliau

Nah kalau teman-teman melihat facebook saya di sini wajar saat bertemu beberapa teman-teman lama pasti ditodong : hoy, kenalin dong sama teman-teman lu. Gila, eksis banget lu di facebook mainnya sama karyawan PBB! 

Akhirnya, satu keputusan saya ambil. Selesaikan dulu di kepolisian, kalau sampai di perwira psikologi polisi. Lanjut ke UN Police :D, siapa tahu satu penugasan sama Pak Luigi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar